Terjebak banjir setelah merakit – wawonii utara


Suatu hari tanggal 14 Mei 2011 sehari setelah melaksanakan MAD Sosialisasi TA. 2011, kami sepakat dengan UPK setelah berkoordinasi dengan TPK dan pemerintah desa untuk melaksanakan MD Pertanggungjawaban tahap pertama pembangunan pasar desa sekaligus menyalurkan dana tahap kedua.   Awalnya hujan deras di pagi hari, membuat aktifitas terhenti sejenak. Namun tidak dinyana hujan di gunung tidak pernah berhenti, sehingga menyebabkan jumlah air di sekitar kali Lansilowo menjadi besar dan meluap. Akibatnya menggenangi kawasan yang sangat luas.

Merakitpun menjadi sangat sulit sebab arus kali cukup deras sehingga pada saat pendamping lokal (PL) menunggu giliran untuk diseberangkan, tiba-tiba tali penambat rakit putus, dan rakit itu terbawa arus air kea rah laut lepas. Suatu pemandangan yang mencengangkan, namun juga menjadi bahan yang lucu dengan berbagai model orang yang ingin menyelamatkan diri dari ‘basah’.

Kami yang sudah terlanjur di seberang meneruskan perjalanan sekitar 20 menit menuju desa Labeau. Acara MDPJ-pun dilaksanakan sebagaimana mestinya. Singkat cerita kami pulang dengan kecapean.

Tapi disana justru jauh lebih parah karena air menggenangi kawasan yang sangat luas dengan kedalaman setinggi lutut orang dewasa dibagian pinggiran air, termasuk jalanan yang ingin kami lewati.

Mencari jalan alternatif

Mencari jalan alternatif

Dengan sangat berat hati kami harus menunggu sampai air surut, waktu menunjukkan pukul 14.30 WITA dan kira-kira 4 jam kemudian air sudah bisa dilewati. Sekitar jam 19.00 WITA air belum betul-betul surut sehingga 3 kendaraan bermotor yang kami bawa harus diseberangkan lewat sampan. Untung saja ada sampan disekitar itu walaupun jauh dari laut. Mungkin karena sudah biasa terjadi sehingga itu menjadi pemandangan yang biasa saja.

Dan Alhamdulillah kamipun tiba di Lansilowo dengan kondisi sangat lapar,

Tiba dipinggir kali ternyata belum ada perakit yang berani menyeberang karena debit air semakin besar dan arusnya semakian kuat, namun kami tidak kehilangan akal mencari jalan alternatif walaupun sedikit agak jauh.

Post By: La Muhaja – Wawonii Utara

Perihal konawe admin
Black-Id

2 Responses to Terjebak banjir setelah merakit – wawonii utara

  1. pnpmkonawe mengatakan:

    Terus semangat

  2. sang pencinta rakyat mengatakan:

    Jangan menyerah….
    Semoga perjuangan itu menjadi sebuah amal dan tak sia…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: